Sabtu, 01 Februari 2014

Badmood itu bro..

rois
Badmood itu bro superhero yang dari Amerika itu. Dia kan punya mobil invisible? naah waktu kalian badmood pake mobil itu, jadinya ga keliatan.

Jumat, 31 Januari 2014

This Friday-Freeday

rois
Jumat ini ada apa? It's Chinesse New Year !! And what is it mean ? It's holiday for me. Yeeah :D. Hari ini emm..tepatnya pagi ini, aku sama 2 orang temenku bersepeda ria menikmati pesona Kota Kediri (ecieh). Tapi ga sampe menikmati semuanya juga sih, soalnya tadi berangkat juga udah aga kesiangan. Jadinya cuman jalan-jalan disekitar Stasiun Kota Kediri terus lanjut ke daerah sekitar Klenteng. Awalnya sih cuman pengen liat gimana ramenya etnis China di Kediri lagi ngrayain tahun barunya. Tak disangka tak dinanya (weseeh) ternyata ada kirab budaya Kediri yang lewat, eh ya udah jadinya kayak gini deh ceritaku hari ini :



gini nih orang kediri yang selalu taat rambu :)

seorang ibu yang akan berangkat menuju rumah anaknya

Unit pelaksanaa teknis Stasiun Kota Kediri

Nasib tikus-tikus liar, gimana dengan tikus-tikus kantor ya? Ga tau lah~

Wah kenapa ini dua orang ini?

Rocky dan Faisal mo kemana? padahal cuman duduk-duduk doang


Drum band Kelurahan Pakelan

Nah ini nih purna paskibra Kota Kediri



Ibu-ibu yang bersemangat mengikuti kirab budaya, senyumnya itu lhoo..




Ini dari Yayasan Tri Dharma Tjoe Hwie Kiong Kota Kediri

Kesenian Bantengan dari Pare Kediri



Daripada jalan, mending naek becak :D



Masnya ini kok lucu banget haha

Salut deh buat adik-adiknya ini jempool, terus lestarikan budaya Indonesia ya





It's reog !!



Dari Taekwondo juga ikut kiab lhoo



Ngga mirip orang China tapi mirip Orang Jepang nih mbaknya. Kok miring gitu kenapa mbak? haha

Nah ini nih maskot imlek wuhuu

Sebenarnya acara pagi ini (Kirab Budaya) sudah bagus dan rame, tapi masih terlalu "amburadul", kesannya jadi penontonnya jadi ga nyaman menikmati budaya-budaya yang disajikan. Semoga kalau ada acara semacam ini lagi bisa lebih baik dan penonton bisa menikmati dengan nyaman. Amin
(iSam)




Sabtu, 11 Januari 2014

Manusia Ga Bisa Hidup Sendiri (Katanya)

rois
Sore ini berteman rintik hujan (lagi) aku menemukan alasan yang kesekian kalinya mengapa Tuhan memilihkan tempat ini untukku.  Dulu aku sering bertanya bagaimana rasanya memiliki sahabat, bagaimana memiliki teman dekat dan bagaimana merasakan kebahagiaan. Dan sekarang? Aku benar-benar merasakannya, bahkan menemukan kebahagiaan disetiap titiknya. 

Aku tidak tau bagaimana mengungkapkan perasaan yang ada dalam diriku saat ini. Yang pasti, rasa bahagia menyelimuti tubuhku tapi anehnya ada sedikit rasa haru, entah kenapa. Mungkin ini adalah satu momen bahagia dalam hidupku, momen yang akan terus aku dan sahabat-sahabatku jaga ingatannya dalam diri masing-masing. 

Ketika aku melihat ke setiap titik muka sahabatku (sore ini), aku melihat diriku disana. Melihat diriku tersenyum bahagia. Aku bersyukur kepada Tuhan, karena Tuhan telah memberikan kesempatan untuk kita bertemu dan berbagi rasa dalam "cerita singkat" ini. Tawa, senyum dan mimik muka mereka masih terbayang jelas dalam benakku. Aku tidak mau membiarkannya pergi, walau sejenak. 

Memang benar ketika banyak orang bilang "Manusia Ga Bisa Hidup Sendiri". Karena hakikatnya manusia membutuhkan orang lain sebagai bagian dari hidupnya. Nah, ketika seseorang mengatakan bahwa "Aku Bisa Hidup Sendiri", maka disaat itulah dia memutuskan untuk menyegerakan akhir hidupnya. Dan hari ini aku tersadar memang benar "Manusia Ga Bisa Hidup Sendiri"
iSam

Sabtu, 21 Desember 2013

Merubah Perasaan Envy Jadi Postif

rois

Pernah ngerasa "ngenvy" sama sahabat kalian waktu mereka jalan sama pacarnya? Waktu mereka sibuk dengan gadget mereka disaat kita sedang bersamanya? Kalaupun pernah sih, sebenernya itu fine-fine aja. Karena sahabat kita juga memiliki kehidupan pribadi yang mereka jalani sendiri kan? Mungkin perasaan "ngenvy" ini cuman bisa dirasain sama temennya yang lagi ngejomblo atau memang sengaja buat jomblo kayak aku ini. Atau mungkin bisa dirasain sama sahabat yang bener-bener sayang sama sahabat mereka. 

Aku "takut" sahabatku nanti tersakiti dalam hubungan yang sedang dijalani saat ini. Disisi lain kita ingin mereka bahagia dengan kehidupan mereka pribadi. Jikalau dibalik, aku yang berada diposisi mereka dan mereka ada diposisiku saat ini mungkin, mereka juga akan merasakan hal yang sama. Ketakutanku tak berhenti disitu saja, rasa takut kehilanganpun tiba-tiba mencuat memenuhi hati dan fikiran ini. Lebay ya, kayak bapak-bapak yang khawatir sama anak perempuannya. Tapi rasa takut ini harusnya bukan hanya kita rasakan dan berhenti dalam diri kita sendiri. Seharusnya ketakutan ini bisa menjadi filter bagi sahabat kita dalam bentuk nasehat-nasehat yang  mungkin bisa kita berikan. Eits, tapi jangan terlalu banyak kasih peringatan lho ya, kita saja kalau terlalu banyak diperingatkan atau dinasehati akan merasa risih atau bahkan ilfeel. Kalau dipikir-pikir, ketakutan ini adalah hal yang wajar. Atau bahkan bisa dikatakan ketakutan ini adalah bentuk lain rasa sayang kita pada mereka. Namun tetap bergantung bagaimana kita menyalurkannya. Be Wise aja sih intinya :)

Pernah sih ngerasa "ngenvy", tapi "ngenvy" itu kini sudah berubah rasa kok. Jadi rasa sayang, jadi rasa cinta, bisa belajar untuk bijak juga. Hal ini mungkin akan berat bagiku, tapi tetap akan aku jaga prinsipku ini mati-matian. Bagaimanapun "setan" mencoba merasuk dari semua arah mata angin. Being single until I've done my study and get the great experience tetep akan aku pegang errraaatt !!!
Bye bye, thanks ya uda nyempetin waktunya buat baca tulisanku yang super "ordinary" ini :D

(iSam)




Coprights @ 2016, Blogger Template Designed By Templateism | Templatelib