Senin, 17 Desember 2018

Semester Tujuh Dipenghujung Waktu

rois
Semester Tujuh Dipenghujung Waktu

Pembangunan Audit FMIPA,  keinget hutan rimbun samping Biokim :(

            Tiga tahun lalu, pertama kali dalam hidup gue menginjakkan kaki di bumi Dramaga, Bogor Jawa Barat. Tidak pernah bermimpi akan pergi sejauh ini, dari sebuah kota kecil bernama Kediri. Hanya saat itu gue ngga punya pilihan lain di univ-univ yang banyak orang sarankan di daerah Jawa Timur, entah bagaimana IKK dan IPB menarik gue sampai titik sejauh ini.
            Hari ini (17/12), masuk di minggu terakhir kuliah semester 7 yang artinya minggu terakhir gue kuliah yang literally di kelas, kepala berasep pas praktikum, atau nahan-nahan ngantuk di kelas karena semalem begadang rapat, ngerjain tugas, atau latihan-latihan buat acara fakultas departemen. Ya, banyak hal yang menjadi terakhir di penghujung tahun 2018 ini. Sama halnya dulu saat pertama kali ke Bogor, banyak hal pertama yang gue alami juga. Masih kebayang dulu gue gimana polosnya di asrama ketemu bocah-bocah ajaib di Lorong 10 Asrama Putra C1. Bocah-bocah ajaib yang bikin gue selalu nyaman survive di awal-awal tahun di IPB. Banyak hal “pertama” yang gue lakuin bareng mereka. Kuliah pertama, UTS pertama, UAS pertama, nyobain soto mie Bogor pertama, naik KRL pertama, sahur-buka-puasa pertama, belajar fasih ngomong lu-gue pertama, dst. Dan hari ini, sampailah di titik gue akan banyak merasakan hal-hal “terakhir” di IPB. Mulai dari nge-BEM terakhir, rakab terakhir, ramen terakhir, foto angkatan terakhir, kuliah terakhir, praktikum terakhir, terakhir terakhir dan terakhir yang sebenernya gue ga pengen ini semua menjadi akhir.
            Awal dan akhir memang sebuah keniscayaan yang kita sebagai awam hanya bisa bungkam ketika semua akhir telah datang. Sebuah keniscayaan karena memang semua akan berakhir, yang pernah awal akan bersua dengan akhir. Jadi inget nasehat dari salah satu panutan di kampus, mas Fahrizal Amir Sang Wapresma yang menurut survey khalayak mayoritas KM IPB, 60 persennya tidak mengenal beliau, namun nasehat-nasehatnya buat gue inshaa Allah selalu membekas. “Jangan sampai menyesal, karena tidak maksimal” nasehat ini gue inget banget waktu itu pas riweuhnya gue jadi PJ Kaleidoskop dan penyusunan branding #KITAUdahan tahun 2017. Sebenernya mungkin banyak orang menilai nasehatnya normatif, tapi buat gue ini mendalam. Ada banyak pesan di satu kalimat sederhana itu, yang sederhananya menguatkan.
            Setelah kembali lagi flashback gimana lika-likunya gue bertahan, dari yang awal-awal masuk kuliah yang ekonomi keluarga sempet kena badai, dan cerita-cerita lainnya. Ngga ada satu hal lain yg harus gue lakuin selain bersyukur. Ya, bersyukur atas semua kebaikan Allah atas doa-doa malam yang ngga pernah lepas dari Abah-Ibuk. Meskipun sering banget dinasehatin buat bangun malem tahajud, dan guenya sendiri masih susah buat ngejalaninnya :(. Bersyukur gue bisa punya kesempatan buat kuliah di IPB, ketemu panutan-panutan mencerahkan, ketemu bocah-bocah ajaib produk kearifan lokal Sabang-Merauke. Hidup bareng se-kontrakan sama orang-orang receh ambis andalan departemennya, yang pertama kali gue kenal juga dari Lorong 10 Asrama Putra C1. Ketemu sama manusia-manusia rempong IKK 52 yang juga selalu menguatkan dan sempat mengejutkan dengan memberikan amanahnya yang tidak main-main di awal-awal masuk departemen. Abang-abang kakak-kakak OMI 2016, panutan BEM KM 2016 2017 2018, kating-kating inspiratif yang sampe sekarang selalu baik sama gue, alumni-alumni IPB yang engga henti-hentinya menjadi trigger buat gue maju, dan semuanya. Buat orang-orang yg selama ini mengkritik dan menggunjing terima kasih banyak udah bantu gue jadi kuat.
            Rasanya banyak banget hutang budi gue buat IPB, banyak banget yang udah IPB kasih buat gue, sampe se-sayang dan cinta ini gue sama IPB. Ada janji dalam hati untuk almamater tercinta ini. Ya, semoga suatu saat nanti bisa terwujud. Untuk kamu yang punya mimpi, ayo kita jaga bara apinya untuk menuntun kita sampai pada titik nyata nantinya :)


Bogor, 17 Desember 2018 | Dramaga Cantik, Blok N 29. 

Senin, 25 Desember 2017

Bahasan Dewasa Muda

rois

Sebenernya ada banyak hal yang udah terlewati tapi ngga terdokumentasi dalam bentuk tulisan. Banyak pelajaran, banyak pemikiran-pemikiran yang membekas menjadi hati, yang aku sendiri luput menjadikannya abadi.

Hari ini aku mau sharing tentang pemikiran yang kadang tiba-tiba muncul di usia dewasa muda (let say, yang baru masuk usia 20 tahun). Kalo kata Santrock (ni orang emang sering disebut di matkul-matkul kuliahku), masa dewasa muda tuh masa transisi peran sosial, transisi pemikiran, transisi intelektual dan transisi fisik. Pada masa ini, manusia tahap dewasa muda ini emang lagi belajar menggunakan kebebasan yang mereka punya. Tapi kalo menurutku, dengan kebebasan yang istilahnya uda di genggaman ini, kalau mau memutuskan sesuatu jadi makin terasa rumit dan riweuh. Contohnya aja kayak aku kemarin, entah kenapa rasanya beda banget kayak pas mutusin buat daftar BEM KM tahun lalu sama tahun sekarang. Tahun lalu aku emang pengen banget masuk BEM KM, dan meskipun saat itu sedang dan baru hangat-hangatnya memikul sebuah amanah baru, rasanya tidak sepusing yang kemarin ini. Entah kenapa. Dan untuk akhirnya minta saran ke kakak. Kebetulan dia dulu juga aktif jadi BPH di BEM KM kampusnya, ITS. Jadi aku rasa dia pas buat diajak ngobrol masalah ginian, yang biasanya ngobrolin masalah makanan atau calon istri berubah jadi obrolan masalah organisasi. Yes, walaupun percakapan lewat whatsapp malam itu lebih kurang 1 jam, dari dia pulang kerja, makan sampe nyuci piring kelar dan aku hanya goleran di kasur sambil megang bolpen buat nulis notes, akhirnya aku tercerahkan. Malem itu juga aku memutuskan buat daftar, ngisi form, ngirim file berkas dan yaak selesai. Sampai sekarang aku sendiri heran, kenapa aku bisa seyakin itu?

Pas banget kemarin aku ditanya sama temen. "is, emang lu mau ga pacaran sampe kapan?" Seketika aku tertohok dan bingung mau jawab gimana. Trus aku jawab aja, "sampai gue ketemu sama dia yang pas aja, pas waktunya, pas orangnya, yang pas aja pokonya hehe?" Temenku cuman ngangguk-ngangguk dan senyum trus lanjutin nonton filmnya. Gara-gara itu aku jadi mikir, siapa yaa kira-kira hmm. Emang bahasan dan topik pembicaraan temen-temenku hari ini ga jauh dari bahasan, sekarang uda semester 5, bentar lagi mau tingkat akhir, kalo udah lulus mau lanjut S2 apa kerja dulu atau langsung nikah. Trus orang yang kek gimana si yang bakalan jadi partner seumur hidupmu nanti. Ada juga yang buat count down, "2 tahun lagi atau 1 tahun lagi kamu duluan apa aku dulu?" Yak semacam inilah topik-topik hangat bahasan manusia-manusia dewasa muda macem aku ini.

Buat kamu yang sedang ada di masa ini, yuk kita sibukkan diri buat upgrade diri, perbanyak jejaring, dan perbanyak belajar. Semoga kita jadi manusia yang tidak tersia-siakan waktunya.















Minggu, 15 Maret 2015

Parenting Classes for Teenage

rois





Teenage is that period of life where innocent children live in their fantasy world. They love to explore everything life has to offer, without thinking about the consequences. Some of their acts many lead them with scares that can never be healed throughout their lifetime.

In today’s world scenario, we see many teens expressing their desires on chat shows and interviews of having a baby. This is becoming very dangerous to our society; sex is being experimented more and more at an early age. The percent of children having sex at teenage is increasing in many countries especially the developed countries. And for your information, an institution which concern on children in Indonesia (KPAI) has been released a data that 62,7 % students are ever having sex. This survery was done toward 4.500 students around 12 big cities in Indonesia and it’s so pathetic right? There are many consequences such as unwanted pregnancy, resulting in increasing rates of abortion, depression and sadness, feeling of loneliness etc.

Teaching teens about parenting is a great idea. This is a good way of showing teens the reality of life, which makes them understand the difference between fantasy and reality.

Taking parenting classes will make them realize it’s important to be self-sufficient, or have a career or be financially secured before even thinking of having a baby. And this also protects teens from unprotected sex. This will also help them in developing more respect for their parents. They will realize how much their parents have been through in the process of raising them. They will understand the responsibility that comes with having a child. Parenting classes can prevent teen from unsecured sex and even the thought of having a child at an early age. 

We see that many young child doesn’t know how to behave at different places, it is not his fault rather his parents , who never tries to inculcate good behaviors in their children. Thus even a parent should be encouraged to take parenting class, which will help them in bringing up their child in the right way.

Thus parenting classes will be beneficial for both teens and parents. It will help in the development of an individual resulting in the development of a society and the world at large.

Inspired by : UK debates

#iSam

Sabtu, 14 Februari 2015

Ngapain sih??

rois
(ilustrasi dari : bossip.com)

Manusia diciptakan Tuhan bersama fitrahnya. Dan salah satu fitrah manusia adalah untuk hidup bersama, saling tolong-menolong. Sok serius banget ya, sebenernya kali ini aku cuman mo sedikit berbagi kisah, sst baca bener-bener ya hehe.

Ini kisahnya...

Pernah ngga bertanya-tanya dalam diri sendiri, ngapain sih sebenarnya kita ada di dunia ini? Ngapain sih Tuhan kasih kesempatan kita buat ngehirup nafas sampe selama ini? Atau semua pertanyaan yang mengarah kepada satu pertanyaan, APA SIH YANG SEBENERNYA KITA CARI SELAMA INI? Nih kalau sampe baris ke 10 ini kalian njawab NGGAK atau NGAPAIN JUGA TANYA KAYAK GITU, NGGAK PENTING...bla bla. Emang bener sih ngapain juga tanya-tanya kayak gituan, bukannya nemu jawaban pasti tapi malah tambah bingung jadinya. Semakin kita mencari dan bertanya-tanya semakin pusinglah kita dibuatnya. Tapi kembali lagi, Tuhan memang luarbiasa menciptakan manusia dengan diberi kemampuan untuk memilih. Itulah kenapa Tuhan ciptakan surga-neraka dan itulah kenapa ada orang baik-jahat, dan lain sebagainya. Dan aku yakin pasti ada yang pernah mikir ato bertanya-tanya, NGAPAIN TUHAN CIPTAIN MANUSIA, TOH NANTI TUHAN TAU ADA YANG JAHAT DAN GA TAAT? Da's the secret of life kalo aku boleh bilang. Gimana ngga rahasia coba, ngga ada satupun yang tau lho kecuali Tuhan yang Maha Tau. Emang sih itu rahasia hidup dan cuman Si-empu-Nya hidup yang tau kenapa. Tapi coba kita renungkan sejenak, tarik nafas yang dalam lalu pikirkan kenapa? Sudah nemu jawabannya? Eh iya jangan lupa dikeluarin lho ntar lupa hehe. Gimana uda lega? Eh, ngga maksudnya uda pada nemu jawabannya? Aku curiga nih kalo kalian diem aja terus bengong bacain tulisan ini. Oke oke, insyaAllah aku coba jawab satu-satu, kalo ada yang kurang bisa ditambahin di comment bawah.

Pastinya uda pada sering denger kan di pengajian atau ceramah-ceramah agama kalau manusia diciptain Tuhan buat beribadah kepada-Nya? Aku yakin kalian uda pada tau. Nah terus kenapa masih aja banyak yang ngga mau denger atau sengaja buat ngga ngedenger. Kembali lagi keatas, Tuhan ciptain kita buat bisa milih. Semua itu adalah pilihan, kita pilih mau denger ato tidak dan Tuhan juga kasih pilihan lho jangan lupa, Tuhan kasih pilihan kita mau tinggal di surga apa neraka? Udah selese, kita pilih yang mana terserah, itu lah enaknya jadi manusia, coba kalo jadi ban mobil? Pasti kebayang ga tuh sakitnya. But anyway, ngapain sih Tuhan kasih kesempatan kita buat ngehirup nafas sampe selama ini? Kalian tau ngga kenapa, sama aku juga ngga tau hehe tapi akan aku coba jawab. Sebenernya Tuhan kasih waktu yang selama ini buat kita mikir, (mikir apa?) Mikirin hal-hal kayak gini ini. (Biar apa?) Biar kita tambah bersyukur. (Kalo udah?) Kalo kita uda mikirin hal-hal yang kayak gini terus udah bersyukur gue jamin deh, hidup kalian bakalan lebih tenang, (loh kalo kayak gitu jadinya kita ga ada hasrat lagi dong buat ngeraih mimpi?). Bukannya gitu, kita harus tetep berusaha buat ngeraihnya. Kalo kata temenku "berambisi tapi tidak ambisius", menurutku ini bener banget kita hidup harus punya ambisi (visi) dan harus ada usaha buat mencapainya tapi teteeup jangan arogan dan ngehalalin segala cara buat ngeraihnya alias ambisius. Gimana?? uda pada paham belom?

 Oke, makasih buat yang uda nyempetin waktunya buat baca artikelku kali ini. Semoga bisa ngasih pencerahan buat kalian-kalian yang pada bingung atau yang lagi cari-cari jati diri persis kayak ababil-ababil. Bye bye

#iSam


Rabu, 28 Januari 2015

Teknologi Sebagai Akselerator Minat Baca

rois
Menurunnya minat baca di kalangan anak muda menjadi hal yang sangat memprihatinkan. Padahal membaca merupakan sarana terpenting untuk mencerdaskan bangsa. Survei dari UNESCO menempatkan Indonesia sebagai negara dengan minat baca terendah di Asia. Fakta ini patut menjadi evaluasi bagi kita bagaimana masa depan bangsa kalau hal ini dibiarkan terus-menerus. Kalau kita sedikit menengok ke negara-negara maju di dunia, sebut saja Singapura membaca merupakan hal yang diprioritaskan bagi warga negaranya.

Perkembangan teknologi modern yang masuk ke Indonesia tanpa disikapi dengan bijak menjadi salah satu faktor utama penyebab menurunnya minat baca. Sangat mudah dijumpai pemuda-pemudi sangat aktif berkeliaran di sosial media. Mereka lebih suka membaca status dan tweet daripada membaca buku sejarah nasional atau buku pelajaran. Banyak yang beranggapan bahwa membaca buku adalah kegiatan yang membosankan dan kuno. Bahkan mungkin saja mereka malu untuk melakukannya.

Kecanduan teknologi masa kini, kebanyakan hanya untuk sekedar pemuas kesenangan saja tanpa mementingkan manfaat lainnya. Padahal, sebenarnya melalui teknologi, minat baca bisa di tingkatkan asalkan ada kemauan dan kepekaan untuk itu. Di sisi lain, peran orang tua dan guru juga berpengaruh untuk membantu memupuk kesadaran membaca. Tidak cukup orang tua hanya mengawasi, kalau perlu orang tua memberikan contoh nyata untuk mendidik anak-anaknya rajin membaca. Untuk guru, lebih utamanya memberikan pembelajaran yang berbeda. Yaitu, dengan mengaktifkan para siswa untuk mencari informasi tidak hanya melalui internet, namun berbagai buku pengetahuan, dan tidak hanya terfokus pada apa yang diajarkan oleh gurunya.

Mengalihkan cara membaca juga bisa dijadikan solusi mengatasi masalah ini. Yakni dengan beralih ke buku elektronik. Anggapan yang ada mengenai membaca buku adalah hal yang kuno, bisa diatasi dengan menjadikan membaca buku elektronik sebagai gaya hidup. Karena tidak bisa dipungkiri, gadget sudah menjadi dunia yang sangat dekat dengan para remaja. Untuk itulah, langkah bijak yang dapat kita lakukan untuk mengatasi derasnya kemajuan teknologi di dunia adalah menggunakannya sebagai akselerator minat baca.

Tidak bisa dipungkiri juga pemerintah memiliki andil yang besar untuk meningkatkan minat baca warganya. Karena di sanalah kebijakan yang bijak dilahirkan. Seperti di Jepang dan Amerika, mereka membuat peraturan bahwa seorang anak harus bisa menyelesaikan membaca buku minimal 5 buku setiap bulannya. Ini merupakan contoh penerapan kebijakan yang patut untuk ditiru oleh pemerintah kita.

Begitulah sedikit hal yang bisa menjadi solusi bagi rendahnya minat baca di Indonesia. Memang untuk mengatasi hal ini diperlukan sinergitas dari banyak pihak. Dibutuhkan kesungguhan dan tekad yang kuat untuk memperbaiki problematika rumit ini. Kita semua berharap 10 tahun ke depan Indonesia bisa tampil di dunia internasional sebagai negara dengan minat baca yang tinggi karena kita menggunakan teknologi sebagai akselerator minat baca sejak dini.



#iSam






Jumat, 23 Januari 2015

#menahanYUK

rois







Selama ini kebanyakan orang mengiyakan dan seolah sangat setuju dengan lirik lagu ini, “aku bertahan karena ku yakin cintaku padamu”. Dengan gaya sok melankolis dan sedikit dramatis, mereka memilih bertahan atas keyakinan akan cinta mereka. Mungkin saat ini anda mengira saya akan menyalahkan?? Oo oo ww, tentu tidak. Jadi inget kata-kata orang “kulonan” “Love is Blind” jadi ya ga bisa disalahin juga kalo mereka jalan diatas keyakinan mereka terus kejedot sana-sini. Lha wong namanya juga blind (buta) hehe. Eh tapi tunggu dulu, tapi kayaknya mereka seneng-seneng aja tuh waktu kejedot (?) Iya laaah, soalnya kejedotnya di bagian yang empuk-empuk :D. Buat yang mau muntah disilahkan hehe.


Pasti kalian semua uda pada tau, di dieh di bumi ini kita mah cuman numpang bentar. Orang kediri na bilang mampir ngombe. Mau orang mana aja yang namanya mampir itu mah bentar aja. Bukan mumpung cuman sebentar mampir na trus boleh berbuat semaunya gitu, tapi lebih baik kita manfaatin buat menahan diri. Toh tujuan kita mampir ke tempat ini kan buat ke tempat yang sesungguhnya kan? Manteb ga tuh? Daripada sibuk bertahan, mending #menahanYuk biar dapet yang kece di tempat yang kece dan waktu yang kece pisan :)






iSam

Minggu, 14 Desember 2014

ODOJ Solusi Minat Baca Rendah di Indonesia

rois

          Indonesia adalah negara majemuk dan merupakan salah satu negara yang memiliki penduduk terbanyak didunia. Menjadi sangat menarik ketika kemajuan sebuah negara diukur berdasar tinggi rendah minat baca penduduknya. Jumlah penduduk dan penyebaran penduduk di Indonesia yang tidak merata, kualitas pendidikan dan tingkat ekonomi yang masih rendah perlu menjadi sorotan utama mengapa kemajuan negara Indonesia secara umum “serasa” berjalan ditempat.
            Kita tidak bisa menampik bahwa minat baca penduduk Indonesia masih rendah jika dibanding dengan negara-negara lainnya. Sebut saja Singapura sebuah negara kecil yang mungkin hanya berukuran sebesar Kota Kediri, disana sangat mudah kita temukan orang menunggu bus di halte sambil membaca buku, didalam monorail ataupun di tempat-tempat umum lainnya. Menariknya, kebanyakan dari mereka adalah anak muda. Kalau kita bandingkan dengan di Indonesia akan sangat nampak perbedaannya.
            Pemuda sangat berperan dalam kemajuan sebuah negara, karena dalam diri merekalah masa depan sebuah negara ditentukan. Sebuah komunitas whatsapp terbesar di Indonesia, ODOJ (One Day One Juz) yang notabene didirikan oleh anak-anak muda asli Indonesia bisa menjadi contoh bagaimana anak-anak muda berperan penting dalam meningkatkan minat baca dalam suatu negara. Komunitas membaca Al Quran terbesar di dunia ini, bisa menjadi solusi rendahnya minat baca di Indonesia.
            Membaca Al Quran setiap hari 1 juz bukanlah perkara yang mudah jika kita mempunyai banyak kesibukan diluar sana. Dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih, kita bisa membaca Al Quran dimanapun kita berada tapi tidak di tempat-tempat yang kotor dengan menggunakan gadget atau smartphone yang kita miliki. Hal ini juga bisa mengurangi dampak negatif penggunakan smartphone dikalangan anak muda. Membaca Al Quran juga dapat mengatasi merosotnya kualitas moral anak-anak muda Indonesia yang menjadi sorotan di banyak media era ini.
            ODOJ merupakan solusi yang baik untuk meningkatkan minat baca di Indonesia terutama dikalangan anak mudanya. Buat yang tertarik buat gabung bisa kunjungi http://onedayonejuz.org/

(iSam)

Jumat, 31 Oktober 2014

Pemimpin Tahan "Bully"er

rois
(detik.com)
Mengkritisi pemerintah merupakan suatu hal yang wajar di era kebebasan berpendapat seperti jaman sekarang. Namun suatu hal yang tidak wajar jika kritik disampaikan dengan cara-cara yang tidak etis. Jaman sekarang ini orang sudah sangat "kreatif" dalam menyampaikan aspirasi mereka. Aksi jahit mulut hingga bertelanjang badan dan turun ke jalan sudah membumi sekarang. Nah, disinilah saya bingung dengan jalan pikiran mereka. Dengan sengaja mereka medzolimi badan mereka. Apa yang sebenarnya mereka pikirkan? Apakah dengan cara-cara itu pemerintah akan merasa iba, kasihan atau bahkan sebaliknya. 

Di era digital seperti sekarang ini, mengkritisi pemerintah bisa dilakukan dengan lebih mudah dan tak perlu mengeluarkan banyak energi untuk berpanas-panasan di jalan. Kritik bisa disampaikan tanpa ada batasan-batasan. Tanpa harus memikirkan jarak yang jauh atau biaya yang nantinya dikeluarkan. Dengan satu kali klik saja, aspirasi yang kita sampaikan dapat didengar dan diketahui banyak orang di dunia. Namun satu hal yang perlu kita sesali di era kebebasan berpendapat seperti sekarang, khususnya di Indonesia. Kita semua mengetahui bahwa ada seorang tukang sate yang "menghina" presiden baru kita, Bapak Ir. H Joko Widodo dan saat ini dia dipenjara akibat tindakannya. Menurut saya ini adalah satu bentuk kemunduran bagi kebebasan berpendapat di Indonesia. Ada satu artikel yang saya kutip dari http://boomee.co/2014/10/heboh-penangkapan-tukang-tusuk-sate-penghina-jokowi 

"Sejak Selasa (28/10) di linimasa Twitter banyak diperbincangkan berita penahanan MA (24) pemuda asal Ciracas, Jakarta Timur di Markas Besar Polisi Republik Indonesia karena dituduh menghina Presiden Joko Widodo di media sosial Facebook. Penahanan tukang tusuk sate ini telah dilakukan sejak Kamis (23/10). Penahanan MA ini membuat memunculkan pro dan kontra di kalangan pengguna Twitter. Penahanan MA mengingatkan sebagian orang dengan aksi-aksi penangkapan di era Orde Baru."

Penghinaan ini bukanlah suatu hal yang istimewa, namun yang menjadikannya istimewa adalah akibat dari perilakunya. Pemenjaraan yang dilakukan oleh Polri menurut saya satu hal yang berlebihan. Apakah mereka sudah tak lagi memiliki cara lain untuk menyelesaikan perkara ini dengan cara yang lebih bijak. Semakin miris saya merasa ketika kemarin saya melihat berita di salah satu stasiun televisi yang memberitakan ibunda dari tersangka sampai bersujud dan menangis memohon ampun pada Bapak Presiden yang katanya pilihan rakyat itu. Apalagi MA (pemuda tukang sate) adalah tulang punggung bagi keluarganya, pastinya sang ibunda penahanan MA adalah satu beban hidup yang sangat berat baginya. Ini adalah salah satu kasus penahanan bullying presiden yang pernah saya lihat yang paling saya sesalkan. Saya memang belum melihat secara langsung gambar seperti apa yang telah ia unggah. Namun terlepas dari itu semua, bukankah sebelum presiden baru kita ini dilantik sudah banyak penghinaan juga yang dilontarkan pada presiden kita yang lama. Dan sejauh ini saya tidak melihat tindakan berlebihan yang dilakukan sampai terjadi penahanan seperti saat ini. 

Sebenarnya saya merasa kasian juga dengan para pemimpin kita yang selalu dihina dan dicaci sekeras apapun kerja yang mereka telah lakukan. Namun bukankah hal ini suatu hal yang biasa. Menyatukan keinginan ratusan juta manusia di Indonesia memang suatu hal yang tidak mudah. Kita doakan saja semoga para pemimpin kita sabar dan bijak menyikapi semua penghinaan dan kritikan yang dilontarkan padanya. Dan semoga presiden kita yang baru juga Tahan Bully :D
#iSam

Jumat, 24 Oktober 2014

Memilih Untuk Istiqomah

rois
Seorang manusia diciptakan Tuhan bersama takdir yang mengirinya berjalan mengakhiri tugas yang disematkan padanya dalam jangka waktu yang telah Tuhan tentukan. Ketika seorang manusia berjalan, dia bukannya tanpa hambatan bukan tanpa kesusahan. Manusia berjalan dan berproses dalam hidup diberikan Tuhan sebuah keistimewaan, yakni PILIHAN. Dia memilih untuk membangkang atau taat, memilih untuk terus mengingat-Nya atau bahkan mengacuhkan-Nya. 

Bagiku, memilih dalam hidup bukanlah suatu hal yang mudah. Terkadang kita sudah menentukan pilihan namun ditengah jalan, ada satu kebimbingan yang menghadang. Disini kita akan bertemu lagi dengan sebuah pilihan, memilih untuk istiqomah atau tidak. Sebuah ujian ataukah peringatan? Semoga Tuhan selalu membimbing kita untuk menentukan pilihan kita dan semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung (Aamiiin...). Dan saat ini aku memilih untuk fokus mencapai mimpiku, bukan mencapai yang lainnya apalagi tentang cinta seperti banyak pesan yang disampaikan ustadz Felix Siauw :D

#iSam

Senin, 11 Agustus 2014

Wakil Jawa Timur ISYF 2014

rois
Assalamu'alaikum.wr.wb..halo para pemuda dan pelajar Ada berita terbaru,salah satu siswa SMA DARUL'ULUM 1 UNGGULAN BPPT JOMBANG Rahmat Wibowo kembali lagi mengharumkan nama Provinsi Jawa Timur,karena telah lolos dalam seleksi lomba ISYF(INDONESIA STUDENT AND YOUTH FORUM) atau FOR Kamipun mewawancari siswa ini yang kerap di sapa bowo tentang perasaannya pada saat mengetahui bahwa ia lolos dalam event ISYF dan ia mengungkapkan semoga ia berhasil dalam tahap berikutnya di jakarta "Alhamdulillah saya masih di beri kesempatan untuk berkarya dan bisa membawa nama baik almamater Darul'Ulum serta membawa nama Jawa Timur,semoga saya berhasil untuk di jakarta mendatang" ...6 yang akan di selenggrarakan di Jakarta 13 agustus -18 Agustus mendatang.Sungguh prestasi yang luar biasa setelah menyisikan beribu peserta se-Indonesia. Kamipun mewawancari siswa ini yang kerap di sapa bowo tentang perasaannya pada saat mengetahui bahwa ia lolos dalam event ISYF dan ia mengungkapkan semoga ia berhasil dalam tahap berikutnya di jakarta "Alhamdulillah saya masih di beri kesempatan untuk berkarya dan bisa membawa nama baik almamater Darul'Ulum serta membawa nama Jawa Timur,semoga saya berhasil untuk di jakarta mendatang" ...ujarnya.

Kamis, 24 Juli 2014

5 Bulan Ini

rois
Rasanya uda lama banget ngga nge post di blog. Tadi tak liat di arsip, ternyata postingan terakhirku februari lalu (?). Berarti uda sekitar 5 bulan ngga nulis sama sekali (di blog). Tapi kalo nulis di tempat lain ? Haha ngga tau juga. 

Emm 5 bulan ya? Eh ciee yang uda kelas 12, ehm (tambah tua) eh sorry (tambah dewasa) amiin. Tau tau, umur uda 18+ aja, rasanya baru kemarin blajar naik sepeda eh sekarang uda belajar mobil, rasanya baru kemarin belajar merangkak eh sekarang uda bisa jalan kemana mana, rasanya baru kemarin digendong kemana-mana eh sekarang uda digendong mbah surip (haha ngga ya) maksutnya uda gendong dua kponakan yang jago banget (jago ngusilin OMnya) wihii yang uda dipanggil OM haha. 

Syudah syudah, 5 bulan yang cepat. Cepat berlalu, cepat usai. 5 bulan yang menyenangkan, 5 bulan terakhir di kelas XI, 5 bulan terakhir di Jurnalis, 5 bulan terakhir mengemban amanah disana. Oh Tuhan jangan jadikan aku termasuk orang yang merugi, sungguh aku telah mengusahakan segala apa yang bisa aku usahakan. Tapi semua ini tak akan mampu terlewati jika tanpa tangan-Mu. Memang banyak sekali aku merajut luka dalam 5 bulan ini, tapi banyak pula bahagia menyembuhkanya. Peranku yang akan segera berakhir ini sungguh tak ada yang sia-sia. Terimakasih atas segala proses yang kau suguhkan padaku 1 tahun ini, ekstra kebanggaanku JURNALIS MAN 3 KEDIRI. (ecieeh yang sok melankolis haha). Yap, semoga apa yang telah aku usahakan baik yang berhasil maupun yang belum berhasil, bisa menjadi manfaat bagi siapa saja. (aaamiin)

Oh iya, selamat tinggal MASA LALU terimakasih atas segala pengalaman yang kau berikan dan selamat datang MASA DEPAN. Mari berjuang untuk masa depan yang menggembirakan. Oh iya, bicarain masa depan, kira kira dalam masa depanku ada satu peristiwa yang ditunggu setiap umat muslim didunia ngga ya? Datangnya al mahdi dan pembaiatannya ddidepan ka'bah? Wallahua'lam :) | tunggu postingan selanjutnya tentang al mahdi ya, don't miss it hehe

#iSam


Jumat, 21 Februari 2014

Cerita di Jumat PKLI UIN Maliki Ibrahim Malang

rois
Pernah nggak diajar sama guru PPL? Kalo pernah pasti ngrasain bedanya kan sama guru pemangku pelajaran yang asli? Enakan mana? Relatif pastinya, tergantung kitanya sendiri suka yang mana. Kalo aku sendiri sih lebih suka kalo diajar sama PPL, bawaanya ga pernah tegang, santaiii aja ajiib!! Sebenernya ngga cuman itu sih, kalo dari PPL itu kan masih muda jadinya kalo diajak ngomong dan ngobrol masih nyambung, kayak nggak ada sekat deh intinya. Hari ini aku pengen share kegiatan kelasku bareng guru PPL dari UIN Malang. Ngapain aja? See my picture :) 
Afifah - "Melawan" hujan untuk berburu buah, you ROCK girl!!


Gama - Ravine - SO sweet boys, but wait makan apa itu kok buka mulutnya sampe selebar itu? --"

Ehm, ada apa ini kok saling membelakangi? Ehm ehm, ngga tau juga akuu




Wah wah, "mas, namanya siapa rumahnya mana?" -Gama- Salting

Syahrul - Alfian - Roni - Trio qiruul haha

Foto bareng habis acara utama (ngerujak bareng)


Ini setengah dari personil BOYBANDnya XI IPA 1

Pembalap kittaa

Ravine Noor R. Awali Absen 08 untuk tugas Al Quran Hadist (Ini buat tugas QH foto kebaikan)

-Bermain poker-

iSam

Rabu, 19 Februari 2014

#BloggerKediriGoesToSchool Ngena di MAN 3 Kediri

rois
Berbagi tidak akan pernah mengurangi apapun dalam diri kita dan bahkan justru akan menambah banyak hal positif, mungkin itulah yang ingin teman-teman dari blogger kediri amalkan. Kegiatan "amal" yang bertajuk #BloggerKediriGoesToSchool memilih MAN 3 Kediri sebagai permulaan mereka menebar ilmu untuk generasi muda. Memilih MAN 3 Kediri sebagai starting line, bukan tanpa alasan. Sebelum menentukan sekolah mana yang nantinya akan mereka kunjungi, teman-teman dari blogger Kediri telah melakukan survey dengan metode blog walking.  Dengan metode ini, panitia menemukan bahwa anak-anak MAN 3 Kediri ternyata banyak yang hobi blogging, hal inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa sekolah dengan basis islami ini terpilih menjadi yang pertama. 

Tidak membosankan, santai dan ngena, 3 kata yang bisa saya gambarkan seusai acara ini. Apalagi dengan hadirnya Stand Up Comedy Kediri yang semakin meriuhkan suasana aula MAN 3 Kediri. Namun sangat disayangkan acara yang sebenarnya sangat menarik ini hanya dihadiri segelintir anak saja. Hal ini dikarenakan di MAN 3 Kediri tengah digelar Try Out untuk kelas XII sehingga murid kelas XI diliburkan. Hal ini tak menyurutkan semangat pemateri untuk menebar ilmu yang mereka miliki dalam dunia "perbloggingan". Tema-tema yang disampaikan sangat menarik, penyampaiannyapun nyentrik dengan selingan celotehan yang ngga krik-krik dari Stand Up Comedy Kediri. Masalahnya, sehabis ada selingan dari comic Kediri, materi yang disampaikan sebelumya jadi hilang semua entah kemana. Eh ngga semuanya juga sih, ada beberapa yang nyangkut juga. Mulai dari bagaimana blog kita bisa muncul di halaman pertama pencarian di google sampai tips-tips agar blog kita bisa diraih lebih banyak orang. Nah kan, masih ada juga kan yang nyangkut (tapi maaf ya, nama-nama pematerinya kaga ada yang nyangkut --" tapi dijamin deh materi yang disampain nyangkut). Dan ada yang menarik nih, pas disesi tanya jawab kita dapat kesempatan untuk mendapat hadiah menarik berupa kaset dari ICT Watch. Alhamdulillah, aku menjadi salah satu yang beruntung mendapatkan itu. Ini nih, aku sempet dokumentasiin beberapa dari acara #BloggerKediriGoesToSchool 5 Februari lalu

Ini adalah Fuadati Mushaffa yang menjadi moderator dadakan, tapi tetep kece sih MAN 3 gituu


Nah ini mbak dari blogger Kediri, santai enjoy sip enak bawain acaranya

Mas bermuka innocent, lucu kata temenku ngegemesin pengen nyubit haha

Kalau yang disebelah kanan mbaknya (sok lupa nama ._.v) adalah masnya (gaya lupa juga) adalah ketua panitia acara ini, habis dia ngomong dikit eh uda balik aja ke Malang, maklum masih mahasiswa

Gini nih tampang-tampang muka ngegemesin yang bikin lupa materi

Logo ikan menandakan mereka tidak akan pernah jalan mundur layaknya ikan yang selalu berenang maju, aseek keren filososfinya jempol 4 maju semua deh

Lumayaaan dapet hadiaah

Ini nih kasetnya, keren euy

Ini yang katanya ketua Stand Up Comedy Kediri

Pemateri terakhir dari mas (siapa yaa hehe) lumayan lama pas materi ini. keren banyak tips yang dikasih


Dengan diadakannya #BloggerKediriGoesToSchool diharapkan bisa menumbuhkan lagi semangat anak-anak MAN 3 Kediri untuk "ngeblog" kembali seperti aku ini. Berkat acara ini saya lebih rajin buat posting di blog ini, coba aja liat di arsip, februari ada lumayan banyak postingan yang tak buat. Ada juga temenku yang buat blog juga karena acara ini. Sip keren, menginspirasi, semoga bisa berlanjut ditahun-tahun yang akan datang dan tentunya lebih baik, amiin.

iSam


Selasa, 18 Februari 2014

"Masih" #PrayForKelud edisi Pare

rois
Siang itu (17 Februari) seusai bakti sosial di madrasah, aku dan beberapa temanku sekelas memutuskan untuk melanjutkan bakti sosial di posko pengungsian Pare. Perjalanan menuju kesana tak semudah yang kita fikirkan sebelumnya. Dalam perjalanan, kami sempat "dihadang"oleh beberapa rentenir bermuka garang dan berbadan gempal. Ternyata motor salah seorang dari rombongan kami (adik kelas) belum memenuhi syarat kredit. Akhirnya mereka (rentenir) menggiring dia menuju kantor mereka yang berada di Ngronggo, padahal saat itu kami sudah dalam perjalanan menuju Pare. Aku dan 2 orang temanku menemani dia menuju kesana sedangkan yang lainnya memutuskan untuk langsung menuju ke posko. Didalam kantor, kira-kira sekitar 15 menit adik kelasku tadi sudah keluar dari ruang "administrasi" sembari menunggu ayahnya yang datang. Salah seorang temanku sekelas memutuskan untuk menemaninya sampai selesai perkaranya, dan aku dan seorang temanku kembali menuju pare untuk melanjutkan perjalanan ke posko. Perjalanan juga sempat terhambat dengan adanya iring-iringan presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mengakibatkan jalanan macet disana sini. Sampai di posko sekitar pukul 13:30, lalu kami beristirahat sejenak. Ini kegiatan kami di posko Pare :
Gini nih suasana pengungsian di GSG Pare samping kantor kecamatan Pare


Terus bertahan di posko pengungsian hingga ada intruksi untuk kembali

Seorang nenek yang ditinggal anaknya kembali ke rumah untuk melihat kondisi rumah

Seorang kakek yang sakit stroke yang ingin berjalan-jalan melihat suasana posko, lalu beliau diambilkan kursi roda oleh relawan

Relawan apa yang ngungsi ini??

Pecah pecah teloor di Dapur Umum

Gini nih pak tentara yang dirumahnya sayang sama istri, ketahuan kan kalo dirumah suka bantu bantu masak intrinya

Keadaan seperti ini dimanfaatkan dengan baik oleh partai-partai peserta pemilu untuk menarik simpati warga



Persediaan beras oleh Bulog di posko Logistik Pare, lumayan berlimpah sih tapi sepertinya harus didistribusikan ke tempat lain yang mungkin lebih membutuhkan

Pembungkusan makanan untuk para pengungsi oleh para relawan

Dokumentasi seusai erupsi kelud 14 Februari 2014 lalu

Semangat pak semnagaatt !! hehe



Tuh kan tentara itu ga cuman jago pegang senjata doang, pegang begituan juga jago kan? haha

Potong sawi, segitu banyaknya, mana sawinya pada berpasir jadi harus dicuci ekstra

Kupas bawang

Mencoba menghubungi keluarga dirumah, kanget banget katanya 1 minggu ga ketemu



Tuh kanm bisa lihat sawinya seberapa banyak

Trauma healing buat adik-adik pengugsi oleh para relawan dari salah satu partai peserta pemilu 2014

Trauma healing seperti ini memang sangat diperlukan oleh pengungsi agar mereka bisa melupakan pikiran-pikiran negatif tentang bencana yang mereka lalui 

Seusai makan siang

Para pengungsi lansia

Bantuan Toilet umum dari salah satu operator telekomunikasi nasional, semoga bisa memberikan bantuan di tempat lain yang mungkin lebih membutuhkan

Dalam postingan ini maupun postingan sebelumnya di blog ini tidak bermaksud untuk pamer atau sombong.Tapi penulis hanya ingin berbagi pengalaman, semoga bisa menginspirasi juga untuk terus membantu saudara-saudara kita yang mebutuhkan.

iSam

Coprights @ 2016, Blogger Template Designed By Templateism | Templatelib